BAB
I
PENDAHULUAN
A.Latar Belakang
Saat
ini perkembangan dan kemajuan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi atau yang sering
disebut Iptek memang memberikan dampak yang positif bagi kehidupan, yaitu dapat
menyederhanakan dan mempermudah aktivitas-aktivitas dalam kehidupan. Namun,
tidak hanya dampak positif saja yang diberikan oleh kemajuan di bidang iptek
ini, tetapi juga dampak-dampak negatif. Misalnya saja, berkat adanya kemajuan
iptek manusia tak perlu lagi berjalan kaki untuk menempuh perjalanan yang jauh
ataupun dekat. Karena saat ini sudah banyak sepeda motor dan mobil yang
mempercepat dan memudahkan kita menuju ke suatu tempat. Namun asap dari
kendaraan bermotor ini dapat menyebabkan polusi dan gas rumah kaca apabila
kadarnya telah berlebih. Tidak hanya itu, pembakaran fosil seperti pada
pembangkitan tenaga listrik, kendaraan bermotor, AC, komputer, pembakaran
hutan juga menyebabkan konsentrasi gas rumah kaca meningkat.
Masalah
lain yang juga kita alami saat ini adalah meningkatnya temperatur
rata-rata permukaan bumi. Dari tahun 1880-1940 temperatur bumi naik hingga 0,6 oC.
Lalu kembali menurun 0,3 0C dari tahun 1940-1975. Kemudian naik
secara perlahan-lahan sejak tahun 1975.
Masalah-masalah
lingkungan ini makin lama makin bertambah, terlebih saat ini berhembus masalah
yang lebih besar mengenai global warming dan efek rumah kaca
Keadaan suhu di bumi sekarang ini semakin hari semakin panas
kita rasakan. Suhu pun tidak stabil. Cuaca yang tidak menentu membuat kehidupan
di muka bumi ini terancam. Pembangunan gedung-gedung besar dan tinggi serta
pembabatan hutan secara liar merupakan salah satu penyebab makin panasnya suhu
bumi – karena tidak seimbangnya kadar karbon dioksida di udara dengan polusi
yang ditimbulkan oleh msin-mesin industri, asap kendaraan bermotor, dan
lain-lain.
Sejak revolusi industri tahun 1750, industrialisasi di dunia
– khususnya di Eropa terus meningkat. Ini menyebabkan kadar gas yang berbahaya
semakin tajam. Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi membuat orang lupa akan
kelestarian lingkungannya, namun seiring dengan itu usaha-usaha perbaikan
lingkungan pun juga gencar dilaksanakan.
B.Rumusan Masalah
1.
Pengertian Green House Effect
2.
Apakah factor yang menyebabkan terjadinya efek gas rumah kaca
3.Bagaimana
dampak yang yang di timbulkan dari peristiwa tersebut
4.Solusi
yang bias dilakukan untuk mengurangi pengaruh dari Efek Rumah Kaca
C.Tujuan
Dapat memahami tentang Green
House Effect serta dampaknya tehadap
lingkungan dan makhluk hidup.
BAB
II
PEMBAHASAN
1.Pengertian
Green House Effect
Istilah
efek rumah kaca atau dalam bahasa inggris disebut
dengan green house effect ini dulu
berasal dari pengalaman para petani yang tinggal di daerah beriklim sedang yang
memanfaatkan rumah kaca untuk menanam sayur mayur dan juga
bunga bungaan. Mengapa para petani menanam sayuran di dalam rumah kaca ? Karena
di dalam rumah kaca suhunya lebih tinggi dari pada di luar rumah
kaca. Suhu di dalam rumah kaca bisa lebih tinggi dari pada di luar, karena
Cahaya matahari yang menembus kaca akan dipantulkan kembali oleh benda benda di
dalam ruangan rumah kaca sebagai gelombang panas yang berupa sinar infra merah,
tapi gelombang panas tersebut terperangkap di dalam ruangan rumah kaca dan
tidak bercampur dengan udara dingin di luar ruangan rumah kaca tersebut. itulah gambaran
sederhana mengenai terjadinya efek
rumah kaca atau disingkat dengan ERL.
2.Faktor-faktor
yang menyebabkan terjadinya efek gas rumah kaca.
Gas-gas rumah kaca (Green House
Gases) adalah beberapa jenis gas yang terperangkap di atmosfer dan berfungsi
seperti atap rumah kaca yang mampu meneruskan radiasi gelombang panjang
matahari, namun menahan radiasi inframerah yang diemisikan oleh permukaan bumi.
Gas-gas yang dimaksud antara lain adalah Karbon diokasida
(CO2), Metan (CH4), Nitrous Oksida (N2O),
Hydrofluorokarbon (HFCs), Perfluorokarbon (PFCs) dan Sulfur heksaflorida (SF6)
Sumber gas-gas rumah kaca tersebut dapat terbagi menjadi dua
yaitu:
1.
Alami,gas
rumah kaca yang terjadi secara alami adalah CO2, methane.
2.
Akibat
aktifitas manusia.gas yang dihasilkan akibat aktifitas manusia antaralain CO2
(Proses pembakaran bahan bakar fosil), NO2 (aktifitas pertanian dan industri),
CFC, HFC, PFC (proses industri dan konsumen
Faktor-faktor
yang dapat meningkatkan gas-gas rumah kaca adala:
- Pemanfaatan berbagai macam bahan bakar fosil atau BBM (bahan bakar minyak) yang terlalu boros
- Kerusakan hutan (kebakaran hutan, penebangan liar, dll)
- Pemanfaatan pupuk, pembusukan sisa-sisa pertanian dan pembusukan kotoran-kotoran ternak, dan pembakaran sabana di sector pertanian dan peternakan
- Pemakaian AC yang berlebihan
- CFC yang banyak terdapat pada spray, parfume, dll
- Asap kendaraan bermotor
- Hasil buangan industri
Efek rumah kaca yang berlebihan yang ditingkatkan oleh
konsentrasi gas rumah kaca yang semakin tinggi akan membahayakan manusia. Efek
rumah kaca yang semakin parah karena polusi udara ini akan menimbulkan
terjadinya pemanasan global. Dalam Anonimus e dinyatakan bahwa menurut
perkiraan efek rumah kaca telah meningkatkan suhu bumi rata-rata 1-5 derajat
Celcius. Bila kecenderungan peningkatan gas rumah kaca tetap seperti sekarang
akan menyebabkan peningkatan pemanasan global antara 1,5 – 4,5 derajat Celcius
sekitar tahun 2030. Dengan meningkatnya konsentrasi gas CO2 di
atmosfer, maka akan semakin banyak gelombang panas yang dipantulkan dari
permukaan bumi diserap atmosfer. Hal ini akan mngakibatkan suhu permukaan bumi
menjadi meningkat.
3.Dampak
yang di timbulkan dari efek rumah kaca.
1. Iklim di Bumi Menjadi Tidak
Stabil
Akibat
meningkatnya suhu permukaan bumi maka sebagian gunung-gunung es telah mencair
dan mengakibatkan kenaikan air laut. Hal ini juga menyebabkan daerah-daerah
yang dulunya mengalami kejadian salju ringan mungkin dimasa mendatang tidak
akan mengalaminya lagi. Temperatur pada saat musim kemarau maupun musim dingin
akan terasa meningkat, bahkan sekarang di daerah perkotaan sudah bias dirasakan
panasnya suhu meskipun sedang musim penghujan. Selain itu, kondisi ini juga
berdampak pada molekul air yang akan semakin cepat m,engalami penguapan dari
permukaan tanah dan bukan tidak mungkin cuaca pun akan semakin ekstrim sehingga
akan lebih sering terjadi badai, putting beliung maupun banjir.
2.
Peningkatan Permukaan Air Laut
Mencairnya
gunung-gunung es yang berada di kutub belakangan ini brdampak pada meningginya
permukaan air laut antara 10 – 25 cm selama abad 20 dan diprediksi akan terjadi
peningkatan air laut hingga 8 – 99 cm pada abad 21. Hal ini dapat memicu
terjadinya erosi pada tebing pesisir pantai, semakin sering terjadi banjir rob,
mengancam kepunahan ekosistem di laut maupun di darat bahkan bias
menenggelamkan beberapa pulau di dunia.
4.
Gangguan Ekologis
Sebagai
bentuk kan keberlanjutan manusia dalam mengekspansi bumi ini maka akan
mengakibatkan hewan da tumbuh-tumbuhan menjadi mahkluk hidup yang paling
terancam dalam perkembangan efek rumah kaca. Hewan-hewan diprediksi akan
cenderung bermigrasi kea rah kutub atau ke atas pegunungan . Tumbuhan akan
mengalami evolusi maupun mengubah arah pertumbuhannya mencari
daerah baru klarena habitatnya yang asli mengalami perubahan suhu yang
lebih hangat. Tetapi dengan tingginya tingkat pertumbuhan manusia dapat
mengakibatkan trerjadinya pemusnahan spesies baik hewan maupun tumbuhan.
Tapi,
adakah dampak positif dari efek rumah kaca tersebut? Jawabannya tentu saja ada.
Ketika cahaya matahari mengenai atmosfer serta permukaan bumi, sekitar 70% dari
energi tersebut tetap tinggal di bumi, diserap oleh tanah, lautan, tumbuhan
serta benda-benda lainnya. 30 % sisanya dipantulkan kembali melalui awan, hujan
serta permukaan reflektif lainnya. Tetapi panas yang 70 % tersebut tidak
selamanya ada di bumi, karena bila demikian maka suatu saat bumi kita akan
menjadi “bola api”. Benda-benda di sekitar planet yang menyerap cahaya matahari
seringkali meradiasikan kembali panas yang diserapnya. Sebagian panas tersebut
masuk ke ruang angkasa, tinggal di sana dan akan dipantulkan kembali ke bawah
permukaan bumi ketika mengenai zat yang berada di atmosfer, seperti karbon
dioksida, gas metana dan uap air. Panas tersebut yang membuat permukaan bumi
tetap hangat dari pada di luar angkasa, karena energy lebih banyak yang
terserap dibandingkan dengan yang dipantulkan kembali. Dengan adanya efek
rumah kaca suhu di bumi menjadi hangat daripada di luar angkasa, karena energy
lebih banyak yang terserap dibandingkan dengan yang dipantulkan kembali.
4.Pencegahan
Efek rumah kaca memang
menjadi problema yang harus di perhitungkan, salah satu langkah kecil yang bias
kita lakukan untuk mengurangi dampak negative dari efek rumah kaca adalah
dengan tidak merusak lingkungan termasuk hutan.Penanaman pohon juga dapat
menjadi alternatif solusi yang bias kita lakukan.Penanaman satu miliar
pohon per tahun bisa menurunkan emisi gas rumah kaca, sehingga target 26 persen
pada 2020 diharapkan bisa tercapai. Penurunan emisi gas rumah kaca (GRK)
sekitar 26 persen pada 2020 mendatang, antara lain melakukan upaya pengendalian
kerusakan hutan, penggunaan energi dan transportasi, serta pengolahan limbah.
Penurunan gas rumah kaca di Indonesia bisa diturunkan hingga 41 persen, bila
mendapatkan dukungan dari luar negeri. Kalau ada dukungan dari luar negeri,
maka penurunan emisi bisa bertambah 15 persen, sehingga bisa 41 persen
penurunannya.
Penting dilakukan upaya pengendalian kebakaran hutan dan lahan, pengelolaan sistem jaringan dan tata air,rehabilitasi hutan dan lahan,pemberantasan pembalakan liar, pencegahan deforestasi dan pemberdayaan masyarakat.
Penggunaan energi ramah lingkungan dan transportasi yang efisien juga bisa membantu mengurangi emisi gas rumah kaca. Kawasan Konservasi Mangrove ini sangat baik untuk membantu penurunan emisi gas rumah kaca, selain merupakan elemen yang paling banyak berperan dalam menyeimbangkan kualitas lingkungan dan menetralisir bahan-bahan pencemar.
Penting dilakukan upaya pengendalian kebakaran hutan dan lahan, pengelolaan sistem jaringan dan tata air,rehabilitasi hutan dan lahan,pemberantasan pembalakan liar, pencegahan deforestasi dan pemberdayaan masyarakat.
Penggunaan energi ramah lingkungan dan transportasi yang efisien juga bisa membantu mengurangi emisi gas rumah kaca. Kawasan Konservasi Mangrove ini sangat baik untuk membantu penurunan emisi gas rumah kaca, selain merupakan elemen yang paling banyak berperan dalam menyeimbangkan kualitas lingkungan dan menetralisir bahan-bahan pencemar.
BAB III
PENUTUP
A.Kesimpulan
1. Efek rumah kaca menyebabkan kenaikan
suhu bumi – sehingga mempengaruhi iklim secara global.
2. Efek rumah kaca menimbulkan dampak-dampak negatif lainnya
yang menyebabkan kerugian pada manusia dan makhluk hidup lainnya.
3 Namun demikian, efek rumah kaca juga
berdampak positif, seperti tetap berlangsungnya kegiatan pertanian pada musim
dingin oleh orang-orang Eropa.
Saran
1. Penggunaan emisi gas karbon
dioksida, mobil-mobil yang boros bahan bakar sebaiknya lebih diefisienkan.
2. Mengganti bahan bakar minyak dengan
tenaga tata surya yang ramah lingkungan.
3. Penghijauan kembali hutan-hutan yang
sudah ditebang untuk mengurangi kadar karbon dioksida.
4. Penganekaragaman bahan bakar minyak,
gas, tenaga listrik, bahkan tenaga tata surya.
5. Bagi negara-negara berkembang
seperti Indonesia sebaiknya melakukan pemeliharaan kendaraan emisi gas karbon
dioksida atau dengan kata lain melaksanakan program Langit Biru untuk
mengurangi kadar polusi udara yang sudah di ambang batas – terutama di
kota-kota besar seperti Jakarta.
6. Efek rumah kaca yang tidak
terkendali dapat menyebabkan perubahan ekologi yang sulit ditebak, seperti
perubahan suhu dan pola hutan yang mengurangi produktivitas pertanian.
7. Kerugian Indonesia di bidang
pertanian karena perubahan iklim yang disebabkan oleh dampak efek rumah kaca
diperkirakan sangat besar. ANGLAS (Asian Least Gost Greenhouse Gas Abatement
Strategy) memaparkan bahwa efek rumah kaca mengakibatkan antara lain: naiknya
permukaan air laut, krisis air bersih, meningkatnya frekuensi penyakit yang
ditularkan oleh nyamuk, rusaknya infrastruktur daerah tepi pantai, dan
menurunnya produksi pertanian.
DAFTAR PUSTAKA
http//:www.Efek Rumah Kaca _ Green House
Effect _ Son_Earth's Zone The Last
Geolog in the World.co.id
http//:www.DAMPAK YANG POTENSIAL DITIMBULKAN
DARI PROSES EFEK RUMAH KACA _ AYO HIJAUKAN JOGJA.co.id
http//:www.Efek rumah kaca - Wikipedia bahasa
Indonesia, ensiklopedia bebas.co.id
thanks a lot for infromation, very useful and broaden,, ... greeting success !! :-)
BalasHapushttp://goo.gl/4NuXkM
bagus isinya bisa dijadikan bahan pelajaran.
BalasHapussehatisme
Mau Main Game tapi Spek Komputermu Ga mendukung? ini Solusinya
Fakta Penting Mengenai Anak Kedua
Fakta-Fakta Naruto ini Akan Membuatmu Terkejut!
Apa sih? Pengertian Efek Rumah Kaca itu?
Pengertian Kesehatan Menurut Berbagai Sumber
Cara Menghapus Facebook Akun
Cara Memutihkan Baju secara Alami dan Mudah
Cara membuat layang-layang Pesawat
Manfaat Semut Jepang Sebagai Obat Diabetes
Casino (2021) - Dr.MCD
BalasHapusCasino (2021) 충주 출장샵 We've got lots of great games, and you 여주 출장안마 should 고양 출장마사지 be looking for the Best Casino 의왕 출장샵 of 2021. It's a 전라남도 출장마사지 popular game, but the casino is not